PERTANYAAN-PERTANYAAN SEPUTAR SYI’AH
PERTANYAAN-PERTANYAAN SEPUTAR SYI’AH
1.
Syi’ah idiologi
iran (hubungan dan sejarahnya)
Iran
merupakan negara yang menjadikan Syi’ah
Imamiyah Ja’fariyah sebagai dasar pemerintahan. Hal ini tidak lepas dari usaha
ayatullah ruhullah khumaini dalam mendeklarasikan konsep willayatul faqh atau
kepemimpinan para faqh dalam masa penungguan kedatangan sang Imam Mahdi atau
al-Muntadzor.
2.
Apakah yang
diambil dari agama majusi oleh syi’ah?
Pengkultusan
keturunan husain merupakan salah satu hal yang bisa diidentifikasi hubungan
syi’ah dengan majusi. Yang mana Husain menikahi dengan Sahar Banu putri
Yazdazir kaisat terakhir persia.
3.
Bagaimana
agama Majusi?
Agama majusi adalah agama yang menyembah cahaya
(matahari). Agama ini merupakan agama nenek moyang bangsa persia dan ketika
Persia ditaklukkan maka agama inipun kehilangan pengikutnya. namun sebagai
memendam kebencian terhadap Islam yang telah menaklukkan Persia sehingga mereka
menyusupkan ajaran-ajarannya ke dalam agama Islam melawati Syi’ah.
4.
Bagaimana
proses perubahan ajaran syi’ah dari politik menjadi idiologi?
Penyebab utama
munculnya Syi’ah adalah masalah kepemimpinan pasca wafatnya Rasulullah. Masalah
kepemimpinan merupakan ranah politik yang dalam pandangan Islam merupakan
cabang ajaran Islam bukan pokok ajaran Islam. Namun untuk membenarkan konsep
tersebut mereka memperkosa ayat al-Qur’an dan hadits Nabi yang dijadikan
pembenaran konsep tersebut. Cara ini berkembang terus menerus yang memunculkan
konsep-konsep yang berbeda jauh antara Syi’ah dan Islam dan konsep itulah yang
menjadi Idiologi mereka, seperti Ismah Imam, Imam sebagai sumber hadits, imam
menjadi penyebab diterimanya amal dan penolakannya dan lain sebagainya.
5.
Kenapa syi’ah lebih
mengedapankan keturunan Husein daripada Hasan?
Husain merupakan simbol yang dibuat oleh kelompok syi’ah untuk
menjadi tokoh perlawanan terhadap pemerintahan yang mereka anggap telah
melenceng dari nash dan wasiat Nabi Saw. pasca meninggalnya Husain muncul
gerakan yang disebut dengan Jusyusu Taubah yang dipimpin oleh untuk membalas
kematian Husain di tangan pemerintahan Yazid. Dalam beberapa buku sejarah
disebutkan bahwa Husai menikahi Sahar Banu putri Yazdazir kaisar terakhir
Persia, maka dalam keturunannya tersebut mengalir darah kenabian dan darah
kekaisaran yang menjadikan orang2 Persia mengagung agungkannya.
6.
Dikatakan
bahawa imam ke 11 tidak memiliki anak terus ada idiologi al – mahdi bagaimana
hal itu bisa terjadi?
Konsep Imamah
yang merupakan ajaran pokok Syi’ah sebenarnya telah hancur ketika fakta sejarah
menyatakan bahwa Ali menduduki tempat penting dalam kepemimpinan Abu Bakar,
Umar dan Utsman, kemudian ketika Hasan menyerahkan kepemimpinan kepada
Mu’awiyah yang disebut dengan ‘Amul Jama’ah menunjukkan bahwa tidak ada nash
dan wasiat dari Nabi tentang kepemimpinan pasca beliau wafat. Tetapi Syi’ah
terus saja menyatakan dan memaksakan konsep tersebut. Begitupun dengan
al-Mahdi, imam ke -11 yang nyatanya tidak memiliki anak mereka bilang memiliki
anak, hal itu mereka lakukan untuk mendukung konsep kepemimpinan mereka. Dalam
buku firoq Syi’ah karangan an-Nawabkhoty pasca wafatnya imam ke 11 syi’ah
terpecah ke dalam 14 kelompok dan satu kelompok yang menyatakan bahwa imam ke
11 memiliki keturunan dan kelompok inilah yang tetap lestari sampai sekarang.
7.
Mana yang lebih
berbahaya antara liberalisme dengan syi’ah?
Syi’ah
merupakan musuh dalam selimut yang tidak mudah bisa kita cegah penyebarannya.
Dengan mengatasnamakan Ahlul Bait mereka mulai menggeruk pengikut Ahlu Sunnah
di Indonesi. Cara yang digunakan Syi’ah yang lebih mengedepankan tradisi dan
seni lebih mudah diterima masyarakat. Berbeda dengan paham liberalisme yang
menyerah ajaran Islam dan Aqidah Islam menyebabkan paham ini mendapatkan perlawanan
cukup besar, maka apabila dibandingkan dari kedua paham ini Syiah lebih
berbahaya dari pada liberalisme. Namun pada kenyataannya mereka dengan sangat
kompak bersama-sama menyebarkan pahamnya di Indonesia.
8.
Bagaimana dengan
wanita syi’ah yang dimut’ah apakah merasa dilecehkan?
Apabila melihat
fadilah-fadilah yang disebutkan dalam buku-buku Syi’ah maka tidak akan ada
wanita syi’ah yang merasa dilecehkan dengan mut’ah, sebaliknya mereka akan
merasa menjadi wanita yang paling solehah, namun apabila para wanita ini
menggunakan akalnya akan nampak bahwa ajaran ini tidak masuk di akal dan wajib
ditolak.
9.
Bagaimana
moral orang yang dimut’ah dan melakukan mut’ah?
Penzinahan
merupakan perbuatan yang keji. Seorang yang melakukan nikah mut’ah sama persis
dengan penzinah hanya saja mereka bersembunyi atas nama agama. Mengatas namakan
agama untuk sesuatu yang hina merupakan perbuatan yang sangat buruk, sehingga
seorang yang melakukan mut’ah pada dasarnya memiliki moral yang sangat buruk.
10.
Kapan
munculnya paham Imamah dalam Syi’ah?
Syi’ah
ditengarai muncul pasca wafatnya Nabi Saw, namun kemunculannya tersebut hanya
berkisar dalam masalah pengutamaan Ali dari
11.
Solusi untuk menanggulangi Syi’ah?
Menanamkan
aqidah yang benar sedini mungkin, memahamkan masyarakat luas bahwa syi’ah di
Indonesi menamakan diri dengan Ahlul Bait, memahamkan pemerintah tentang bahaya
syiah terhadap NKRI sebagai mana yang terjadi di Iraq dan Syiria membangun
tempat-tempat kajian untuk membongkar kesesatan syi’ah mengadakan seminar
terbuka tentang syi’ah di berbagai tempat
khususnya perguruan tinggi
12.
Ketika
kita menerangakan
Syi’ah kemudian ada orang yang mengompori bahwa kita sedang menghasut bagaimana
yang harus kita lakukan?
Menerangkan
dengan hikmah dan maudzotul Hasanah sebagaimana panduan dalam berdakwah
Tidak langsung
menghakimi tapi memperlihatkan kerancuan dalam berpikir yang telah mereka
lakukan.
13.
Berapa
besar pendanaan Iran terhadap gerakan syi’ah di Indonesia dan dunia?
Sangat besar
sekali. Terbukti dari jumlah pelajar Indonesia yang berada di Iran dengan
beasiswa lebih dari 9000 an. Begitupun kesaksian Dr. Yusuf Qordowi dalam buku
fatwanya dan Dr. Hidayat Nur Wahid dalam prakata buku eksiklofedia Syi’ah
karangan Prof. Ahmad Salus
14.
Ciri-ciri
khusus orang syi’ah di masyarakat?
Lebih mementingkan
Ali dari pada para sahabat yang lain menyebut-nyebut Ali, Hasan, Husain dan
Fatimah dalam muamalah.
Dalam pembukaan
buku2 mereka jarang menyebutkan shalawat untuk para sahabat.
15.
Apakah
perlu mengenalkan syiah untuk anak SD?
Yang harus dilakukan untuk anak kecil adalah
penanaman aqidah yang benar.
Memberikan sejarah yang lurus tentang para
sahabat Nabi.
16.
Latar
belakang pembagiaan Syi’ah?
Masalah kepemimpinan menjadi sebab terpecahnya
golongan syi’ah.
17. Apakah Imam ke 12 itu ada?
Banyak perbedaaan dalam periwayatan masalah ini.
Menurut an-Nawabkhoyi dalam kitab
Firoq Syi’ah setelah meninggalnya imam ke-11 Syi’ah terpecah ke dalam 14
kelompok dan salah satunya menyatakan bahwa imam ke-11 memiliki keturunan yang
menghilang di Sardab pada umur 5 tahu. Kelompok inilah yang sekarang menjadi
syi’ah 12 imam.
18.
Bagaimana sikap kita terhadap peperangan antara Aisyah dan Ali ra.?
Jumhur ulama ahli sunnah yang
dimotori oleh ahlul hadits bertawaquf atau memilih berdian diri dalam masalah
tersebut dan menyerahkannya kepada Allah dalam menghukuminya. Bagi mereka
masalah itu adalah fitnah yang belum bisa diuraikan sehingga orang yang
terlibat di dalamnya tidak bisa disalahkan secara mutlak.
19. Apakah penyesatan Syi'ah itu sudah terjadi di zaman Ali
?
Pada jaman Ali belum ditemukan
penyesatan atau pengkafiran syi’ah kepada para Sahabat. Pada waktu itu yang
terjadi adalah pengutamaan kepada Ali dari Utsman.
20. Bolehkan kita bangga terhadap Iran yang membela
Palestin dan melawan Amerika?
Perlu diadakan kejian yang mendalam
dalam masalah ini, karena baru dalam pemberitaan di media masa saja kalau Iran
membela Palestina, namun belum pernah terbukti ada peperangan yang nyata antara
keduanya.
21. Perbedaan Syi'ah dan Sunnni apakah hanya masalah
khilafiah atau dalam masalah akidah?
Syi’ah dan Sunni berbeda bukan
saja dalam masalah khilafiah tapi masalah aqidah. Aqidah merupakan masalah
pokok yang tidak dapat ditolerir seperti konsepsi tentang al-Qur’an, Hadits,
Sahabat Nabi dll.
22. Apakah mungkin disatukan antara
Sunni dan Syi’ah?
Sunni dan Syi’ah bisa saja bersatu
apabila konsepsi2 dasar ajaran Syi’ah dirubah. Hal itu sebagaimana disampaikan
oleh Dr. Yusuf Qordowi dalam fatwanya bahwa sanya Sunni sudah sangat mengalah
sekali terhadap Syi’ah dengan didirikannya lembaga taqrib di daerah sunni namun
tuntutan Ahlu Sunnah terhadap Syi’ah tidak pernah ditepati seperti tidak
mencela Sahabat Nabi, tidak menyebarkan ajaran Syi’ah di wilayah muslim dan
merubah komsep2 tentang al-Qur’an dan Hadits
23. Kalau kita menjelek-jelekkan
Syi’ah apa bedanya kita dengan mereka?
Ahlu Sunnah tidak pernah
menjelek-jelekan Syi’ah dalam ajaran Sunni mencela merupakan perbuatan keji
apalagi sampai mengkafirkan. Namun dalam buku2 Syi’ah hal tersebut seperti
sudah biasa, banyak cacial, celaan dan makian yang dialamatkan kepada para
Sahabat yang dimuliakan oleh Ahlu Sunnah.
24.
Bagimana
tentang pendapat
Gusdur Bahwa NU adalah Syi'ah tanpa Imamah?
Pendapat tersebut perlu diklarifikasi terlebih
dahulu. Karena masalah syi’ah tidah sesimpel pendapat Gusdur, dan ajaran Syi’ah
sangat berbeda dengan NU.
25.
Bagaimanakah
pendapat Ali terhadap Syiah?
Ali ra. sangat keras menghadapi kelompok atau
bibit Syi’ah, bahkan Ali pernah membakar orang yang menuhankannya.
26.
Mengapa
jika Syiah sudah terbukti sesat masih tersebar di Indonesia? Kenapa pemerintah
tidak melarangnya?
Dalam undang-undang, pemerintah berhak
melarang suatu aliran jika benar-benar meresahkan masyarakat.
Tokoh-tokoh syi’ah sudah banyak yang duduk di
pemerintahan sehingga hal ini juga menjadi kendala terhadap adanya larangan
pemerintah terhadap syi’ah.
27.
Apakah
kepemimpinan Abu Bakar, Umar dan Utsman dan semua raja Muawwiyah dan Abbasiah
itu disebut Imamah?
Jelas tidak. Karena konsep imamah dalam syi’ah
sudah sangat menyeleweng dari ajaran islam.
28.
Bagaiamana menyikapi beberapa mahasiswa UGM yang tinggal
di kos dekatnya (penanya) yang disinyalir Syi'ah?
Pertama harus dipastikan apakah aktifitasnya
ada kecenderungan kepada syi’ah. kalau ya, maka sebisa mungkin diajak diskusi
dan paling tidak kita berusaha menjaga keluarga dan orang terdekat kita agar
tidak terpengaruh dengan ajarannya.
29.
Apa perbedaan Syi’ah & Aliran lain yang
menganut/mempunyai imam?
Beberapa aliran yang ada mereka mempunyai
imam. Akan tetapi konsepnya berbeda-beda.
30.
Apakah Al-Qur’an Syi’ah sekarang sama dengan Al-Qur’an
yang diyakini Sunni Sekarang?
Syi’ah sekarang meyakini Al-Qur’an yang ada
sebagai mana Al-Qur’an yang diyakini Sunni, hanaya saja keyakinan mereka
bersifat sementara. Dan ketika Imam Mahdi datang nanti, maka Al-Qur’annya
adalah yang dibawa oleh imam Mahdi tersebut.
31.
Mut’ah mestinya boleh saja jika dalam keadaan perjalanan
(menurut penanya)? Bagaimana dengan aturan negara yang membatasi satu istri?
Islam sudah mensyari’atkan nikah secara
syar’i. Dan ini bisa jadi solusi. Bukankan dibolehkan menikah dengan 1, 2, 3, 4
wanita. Dan setelah itu berarti disitulah letak jihad nafsi.
32.
Menurut Quraisy Shihab, mut’ah boleh untuk menghindarkan
dari perzinahan, bagaimana tanggapan kita?
Islam sudah mensyari’atkan nikah secara
syar’i. Dan ini bisa jadi solusi. Bukankan dibolehkan menikah dengan 1, 2, 3, 4
wanita. Dan setelah itu berarti disitulah letak jihad nafsi.
Dalam nikah mut’ah banyak madharatnya daripada
manfaatnya.
Tidak ada sakinah mawaddah dan rahmah dalam
nikah mut’ah.
33.
Bagaimana membedakan hadits sunin dan syi’ah? karena syi’ah juga punya maktabah
syamilah.
Kita harus mentakhrij setiap hadits sesuai
dengan standar ilmu hadits yang dimiliki ahlussunnah. Dan kita menggunakan
kutub syarh hadits untuk memahami konteks tiap-tiap hadits.
34.
Apa saja golongan Syi’ah itu? Dan mana yang berkembang di
Indonesia?
Secara garis besar: Ghulah, Zaidiyah,
Imamiyah, Batiniyah. Kemudian masing-masing mempunyai banyak kelompok. Adapun
yang ada di Indonesia dan berkembang di beberapa negara adalah Syi’ah Imamiyah
Iitsnaasyariah.
35.
Penanya mengaku pernah belajar syi’ah 6 tahun dengan kang
jalal, tapi dia tidak mendapatkan bahwa ada al-qur’an yang berjumlah 17000?
Justru itu yang mestinya ditanyakan oleh
ahlusunnah. Dimana ayat-ayat itu?
Tentang pernyataan ayat Al-Qur’an 17000 memang
masih ada dalam kitab-kitab standar syi’ah.
36.
Dimana letak ke-syi’ahan zaidiyah?
Syia’h Zaidiyah memang golongan syi’ah yang
paling mendekati Ahlussunnah. Akan tetapi jangan dijadikan pembenaran secara
umum bahwa syi’ah tidak sesat.
Posting Komentar